Javascript Compressor
11 March 2008 3 KomentarPernahkah anda memakai framework untuk javascript? Kalau anda memakai jquery ataupun prototype pasti anda pernah mengeluhkan mengenai besarnya ukuran berkas. Bayangkan, besarnya framework prototype versi 1.6.0.2 adalah 124 Kb, sedangkan ukuran rata-rata berkas HTML untuk web sederhana tidak lebih dari 80 Kb. Blog saya sendiri ukuran berkas HTML-nya hanya 27 Kb. Tentu hal ini menjadi masalah bagi situs yang memakai framework tersebut dan kebanyakan pengunjungnya bukan pemakai jalur pita lebar. Situs tersebut bakal lambat diakses oleh pengunjung.
Bagaimana cara untuk memecahkan persoalan ini? ada dua cara, yang pertama jangan pakai framework. Kembangkan sendiri script sesuai kebutuhan dari situs tersebut. Sayangnya cara ini mempunyai kelemahan, pengembangan situs bisa lebih lama bila dibandingkan dengan memakai framework.
Cara yang kedua adalah memakai javascript compressor. Dengan memakai javascript compressor, script akan dikompress dan ukurannya akan mengecil. Bahkan anda tidak perlu menambahkan baris kode apapun untuk mengeksekusi script tersebut. Ketika script dipanggil, otomatis script tersebut akan di-decompress secara langsung.
Saya menyarankan untuk memakai javascript packer buatan dean edwards. Selain memiliki antamuka yang sederhana, compressor ini juga menghasilkan berkas kompresi yang kecil. Saya sudah mencoba program ini untuk mengompress framework prototype dan jquery. Hasilnya, ukuran prototype dari yang awalnya 124 Kb berubah menjadi 47 Kb. Untuk jquery, ukuran awal 95 kb dan ukuran setelah dikompres menjadi 29 Kb. Sebuah pengurangan ukuran berkas yang cukup besar menurut saya.
Keuntungan lain dari javascript compressor adalah script menjadi tidak terbaca. Kalau anda ingin menyembunyikan kode javascript buatan anda, cukup kompres berkasnya dan kode anda menjadi kumpulan huruf tak berarti
.

Komentar untuk "Javascript Compressor"
PerTaMax Plus…
balas
Akhirnya ada yang komen juga
balas
sama YUI compressor bagusan mana mas??
balas
Tinggalkan Komentar