Ditawari MLM Tianshi

Beberapa hari yang lalu saya ditawari oleh seorang senior untuk bergabung ke MLM (multi level marketing), MLM itu adalah tianshi. Seniorku menjelaskan mengenai apa itu tianshi, apa untungnya memiliki aset, produk-produk dari tianshi, serta hal-hal lain yang saya sudah lupa damn . Saya sudah tahu tianshi merupakan MLM terpercaya. Saya juga sudah tahu kalau banyak(atau sedikit?) anggota tianshi yang sukses dibisnis ini. Tapi saya tidak tertarik dengan tianshi (setidaknya untuk saat ini D ), alasannya sederhana : saya tidak pintar mempengaruhi orang, saya tidak pintar jual produk kesehatan, dan yang paling utama saya tidak punya modal D .

saya tidak pintar mempengaruhi orang

Ya, ini salah satu kelemahan saya. Kalau saya ngobrol sama orang lain terus membicarakan sesuatu yang bisa didebatkan saya selalu kalah argumen nyerah . Makanya saya jarang banget nulis artikel online earning untuk mempromosikan link referall. Paling saya hanya ngasih link referall kepada teman saat mereka minta bantuan saya P .

saya tidak pintar jual produk kesehatan

Ini ada hubungannya dengan alasan ketiga, misal kalau saya ditanyai calon pembeli mengenai efek produk tianshi pada tubuhku ya saya nggak bisa jawab dong. Lha wong saya belum pernah pakai produk tianshi kok konslet

saya tidak punya modal

Untuk bisa ikut tianshi, seseorang harus membeli lisensinya terlebih dahulu. Harganya nggak mahal sih, cuma Rp 85.000 tapi bukankah sebelum kita mempromosikan tianshi kita mesti mencoba produknya dahulu (biar konsumen percaya ) ). Nah produknya ini yang mahal ( , untuk bisa makan teratur di warteg aja saya udah bersyukur, masa saya mesti keluar uang sih untuk beli suplemen kesehatan yang notabene (untuk saya lho D ) ada di urutan kesekian dari daftar prioritas. Padahal saat saya mulai menekuni pekerjaan mengais dollar saya hanya bermodal semangat. Tidak ada biaya yang saya keluarkan, internet di kampus kan gratis dan cepat D . Cuma ya ada yang mesti dikorbankan, kalau saya sih waktu belajar jadi berkurang karena saya sering pulang pukul sembilan malam, begitu sampai di kos kepala sudah nggak sanggup untuk belajar males .

Akhir kata dari saya, apapun usaha yang anda lakukan, apakah itu tianshi atau online earning yang penting adalah anda serius menekuninya. Kalau karena kegagalan kecil saja sudah menyerah bagaimana mungkin bisa sukses. Seriuslah seperti senior saya, dia benar-benar tekun menjalani bisnis tianshi. Dia udah sering menjual produk tianshi ke orang lain, dia juga rajin cari anggota baru ) .

Duh, jadi ngelantur nih ayuk

Artikel yang berhubungan:

  • No related posts
Berlangganan Bungcip/Gigih lewat email

Preview | Powered by FeedBlitz

Komentar untuk "Ditawari MLM Tianshi"

  • sofyan 24 June 2008 pukul 9:22 pm 1

    klo MLM aku nyerah deh,,ga pengen D

    balas

  • xero 24 June 2008 pukul 10:40 pm 2

    wah saya koq rada anti ya ama yg namanya MLM, dengerin orang nyerocos nerangin bukannya jadi tertarik tapi malah ngantuk hehehehehe

    balas

  • Kira 24 June 2008 pukul 10:43 pm 3

    produk MLM biasanya memang bagus. tapi harganya emang agak mahal.

    balas

    windra26 June 2008 pukul 3:08 pm

    Bagus ???
    Itu kan jargon2 mereka…dan dari sugesti anda saja.

    Produk Tianshi aja malsu ijin di indo kok bagus…..

    bener harga nya mahal…karena apa ?? karena untuk uang bonus buat anggota2 nya…

    balas

  • bungcip 26 June 2008 pukul 6:19 pm 4

    Nemu situs yang menarik nih : http://www.tianshi-watch.com/

    balas

    persikers26 June 2008 pukul 7:21 pm

    menuju TKP D
    tapi ga niat gabung cuma buat tambahan pengetahuan aja toss

    balas

  • tipis 27 June 2008 pukul 11:31 pm 5

    kl masalah diprospek MLM saya udah kenyang pengalaman sampai bosen. saya hanya bilang gini, “nanti kl anda sudah sukses dapat bintang, dapat bonus gede, dll baru anda kembali kesini bawa buktinya baru saya mau ikutan gabung”. jurus ini terbukti ampuh D

    balas

  • ipung 29 June 2008 pukul 2:18 pm 6

    Saya beberapa kali ikut mlm, tapi untuk konsumsi pribadi dan pas butuh aja..
    Harganya mahal sih, kalo rutin rasanya ga mungkin.. Kalo mau nawarin orang lain, kasihan juga orang itu.. jadi saya emang ga pernah berpikir akan konsen di bidang MLM..
    Tapi tiap lihat acara motivasi mereka, saya benar-benar terkesan dengan respon pesertanya.. andaikan motivasi itu dipake buat memotivasi orang banyak untuk jadi orang baik.. mungkin bakal banyak orang baik yang ngajak orang lain untuk berbuat baik.. bukan ngajak orang untuk ikutan “program impian” disaat mereka sendiri belum bisa bermimpi hehe..

    balas

  • haris 31 July 2008 pukul 6:16 am 7

    mimpi adalah komponen utama dalam memulai hidup.
    dengan adanya mimpi, kita jadi berusaha untuk mewujudkannya. pastinya dengan usaha dan do’a.

    MLM Tiens hanyalah salah satu cara saja untuk meraihnya.. sebagai batu lompatan agar kita punya modal untuk memulai usaha yang lebih besar, mungkin?! dengan syarat, JIKA ADA USAHA YANG JAUH LEBIH BAIK dari usaha jaringan Tiens.

    -cari duit ndiri sulit bro..- saya tunjukan bagi sesama tmen-tmen yang msh nganggur, membebani orang tua dengan alasan tidak mpunyai modal. sama bro, aku start usaha juga nggak punya modal.

    jika kita sama-sama muslim, sudah dijelaskan dalam hadist berikut:
    Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sampai mereka mau merubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri (QS. 13:11). Karenanya jika kamu memohon sesuatu hal kepada Allah maka siapkanlah (rubahlah) dirimu terlebih dahulu sehingga kamu pantas mendapatkan apa-apa yang kamu mohonkan kepadaNYA

    jika anda berada dalam kondisi yang tidak nyaman baik di waktu sekarang ataupun di masa depan maka segeralah rubah hidup anda menjadi lebih baik. berusahalah di jalan yang halal.

    thanks all,
    Tiens new member

    balas

  • ERICK 11 August 2008 pukul 11:33 pm 8

    goblok semua yang nda mau berubah

    balas

  • PoWer MetaL MaNia 13 August 2008 pukul 11:19 am 9

    Brubah…Brubah….Emang Power Ranger!! Kan masih banyak pekerjaan lain yang lebih terpuji dibandingin ama El Em EL…..heee…hee….peace man!!

    balas

  • rendra 25 September 2008 pukul 2:04 am 10

    saya hobi berinvestasi, tapi yg bener…14 tahun lalu saya hanya sebagai karyawan yg disiplin dan pekerja keras (karna takut di pecat,..hi hi hi) di luar jam kerja saya masih keluyuran bwt nyari tambahan (karna saya punya target,untuk pendapatan saya!!)sekarang di usia 33 dgn 1 anak dan istri cantik,saya tetap bekerja tp ngga seperti 14 tahun yg lalu,saya bekerja buat kesibukan aja,kalo bosan saya resig,karna dari hasil inves saya,sudah lebih dari cukup utk membiayai semua kebutuhan dan hobi2 saya. toss ini nyata dan bukan hasil MLM lho.

    balas


Tinggalkan Komentar


) P D ( sorry popcorn ngacir sensor nocomment toss tipi tendang sombong sinchan sial senam nyerah ngiler nggaya T_T musik males love konslet kembar gatau damn bye ayuk sundul repost notigo