Bungcip/Gigih Beta

Kapan Final? May be yes, May be no

Ketika Komputer Salah Bersih-Bersih

Hari senin yang lalu saya mendapat musibah. Seluruh data di flashdisk saya dihapus oleh komputer lab, benar-benar tanpa sisa nangis . Kejadian ini disebabkan karena komputer lab memetakan isi flashdisk saya ke D, biasanya sih ke F atau G. Huruf D (atau /tempWin di linux) umumnya dipakai untuk partisi kedua di hardisk komputer lab. Sebenarnya hal ini tidak menjadi masalah bagi saya, mau dipetakan ke Z sekalipun saya nggak peduli, yang penting isi flashdisk bisa diakses.

Tapi ini menjadi perkara bagi komputer lab. Di fakultas saya, semua komputer lab diatur sedemikian rupa agar mahasiswa hanya memakai komputer untuk kepentingan akademis saja. Misal, akses internet dibatasi dengan proxy, IM diblokir, pemakai komputer tidak bisa menginstall software tambahan, autoshutdown pada pukul sembilan malam (biar mahasiswanya nggak nginep di lab P ), dan bersih-bersih isi harddisk 30 menit sebelum autoshutdown. Fitur yang terakhir ini saya kira hanya membersihkan isi hardisk saja, ternyata flashdisk juga!

Komputer lab tidak bisa mengenali kalau yang di D itu bukan harddisk komputer lab melainkan flashdisk saya. Pokoknya selama di drive D itu ada isinya, mau itu flashdisk, disket, atau harddisk semua bakal dihapus tanpa sisa. Hasil unduhan saya, anime code geass R2 episode 6 dan beberapa anime yang lain (total sekitar 600 Mb lebih) lenyap tak berbekas. Kalau yang tadi sih bisa diunduh lagi tapi berkas-berkas yang lain tidak bisa diselamatkan nangis . Hasil pekerjaan saya untuk beberapa mata kuliah dan slide-slidenya hilang. Data tersebut tidak saya backup karena saya menanggap flashdisk adalah tempat teraman bila dibandingkan harddisk.

Pesan dari saya: backup-lah data anda di tempat yang aman.

Artikel yang berhubungan:


Komentar untuk "Ketika Komputer Salah Bersih-Bersih"

  • Vandy 14 May 2008 pukul 9:45 pm 1

    Kalo aku keilangan data segitu pasti udah tak kubur hidup-hidup tuh komputer damn
    btw, komputer makin mirip ama manusia aja ya… bisa salah juga xixixi…

    balas

  • reza 15 May 2008 pukul 11:03 am 2

    untung saya bukan seorang klabber…. kembar

    balas

  • hakimtea 15 May 2008 pukul 7:29 pm 3

    kalo itu terjadi pada saya… semua komputer lab seminggu ga bisa jalan semua sombong

    Tapi pesannya memang sudah saya amalkan, terbukti sampe bingung kalo mau data asli di burn ke CD, di flasdisk ada, kompi admin 1, kompi admin 2, kompi rumah, kompi kantor… terlalu banyak backup cape juga bye

    balas

  • Belajar Bisnis Online 15 May 2008 pukul 11:57 pm 4

    Wow.. turut prihatin.

    Hem pelajaran berharga yah mas Gigih. Sutralah mas, gigih saja, dan unduh lagi. Lain kali lebih hati-hati yah. Btw, ini pelajaran bagus buat kita semua, terutama yang masih belum ngalamin.

    Supaya file-filenya di backup, kalau nggak mau nangis. Apalagi yang doyan koleksi file dan beli ebook/software sana sini.

    Nice advice mas. Mantap!

    balas

  • tukang sapu 16 May 2008 pukul 5:54 am 5

    pelajaran berharga untk selalu membackup data flashdisk. saya peernah mengalami berkali2 kejadian gak mengenakkan dg FDD..sampai sekarang selalu saya backup dikomputer.

    toss

    balas

    bungcip16 May 2008 pukul 8:22 pm

    Justru saya malah takut kalau di simpan di HDD. Pernah kehilangan data di harddisk soalnya T_T

    balas


Tinggalkan Komentar


) P D ( sorry popcorn ngacir sensor nocomment toss tipi tendang sombong sinchan sial senam nyerah ngiler nggaya T_T musik males love konslet kembar gatau damn bye ayuk sundul repost notigo

Mohon maaf semuanya. Blog ini selama bulan juli tidak akan diupdate. Pemiliknya lagi pulang kampung.