Monitorku Mati
19 March 2008 6 Komentar Saya mengalami musibah yang benar-benar berat
. Monitor kesayangan yang telah menemani hidup saya di perantauan rusak. Saya sudah tekan tombol power berkali-kali tapi monitor tetap tidak menampakkan tanda-tanda kehidupan. Wah, berarti saya harus merogoh kocek nih…
Kejadiannya terjadi dua hari lalu, monitor masih normal saat saya dan temanku menggunakan komputer untuk menyalin beberapa berkas. Setelah urusan selesai, komputer saya matikan (monitor juga dimatikan), saya perlu mengisi perut duluÂ
. Komputerpun dinyalakan lagi setelah itu, tidak ada hal yang aneh pada monitor. Semua masih normal.
Mungkin petaka dimulai saat saya mulai mengantuk. Sudah menjadi kebiasaan saya kalau mau tidur komputer tetap menyala meskipun monitor dimatikan. Saya malas menunggu proses booting pas mau menggunakan komputer pagi-pagi.
Paginya
, saya menekan tombol power terus menerus tetapi monitor tidak menyala sama sekali. Tidak mungkin, kan, kalau di pagi hari saya harus membongkar monitor hanya untuk mencari tahu sebabnya. Pembongkaran saya lakukan setelah pulang kuliah, ya… di dalam monitor ternyata banyak debu bercokol. Saya bersihkan debunya lalu saya tekan tombol power…monitor tetap mati. Mau mengutak-atik bagian saklar saya nggak berani, terpaksa besok saya mesti membawa monitor tersebut ke tukang servis.
Komentar untuk "Monitorku Mati"
—————————-
Sudah menjadi kebiasaan saya kalau mau tidur komputer tetap menyala meskipun monitor dimatikan. Saya malas menunggu proses booting pas mau menggunakan komputer pagi-pagi.
—————————-
Wah.. jangan dibiasain tu Gih,
Klo sewaktu kamu lagi tidur meledak gimana coba!!
balas
Yang meledak apa yah? Monitornya apa komputernya? Kalau monitor nggak mungkin, kan udah dimatiin
balas
Turut berduka cita,
balas
wah kejadiannya sama kaya saya 3 bulan yang lalu.. parah bener deh kalo gak ada monitor, gak bisa ngapa2in!
balas
pertama kali saya punya kompie pas kulya dulu,,beberapa bulan kemudian monitornya mati ,saya nangis lo,,haha
balas
Pingback / Trackback :
Tinggalkan Komentar